Beranda / Skema / ARSITEK PERUSAHAAN
Okupasi Komunikasi dan Informasi
FR.SKEMA-04-04

ARSITEK PERUSAHAAN

ENTERPRISE ARCHITECT
Kompetensi
Arsitek Perusahaan (Enterprise Architect)
SKKNI
SKKNI No. 90 Tahun 2015 Bidang Enterprise Architecture Design
Sektor
Komunikasi dan Informasi
Sub Sektor
Telematika / Enterprise Architecture Design

Deskripsi Skema

Ruang lingkup pengguna hasil sertifikasi kompetensi ini meliputi peluang kerja di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) khususnya bidang Enterprise Architecture Design. Lingkup isi skema ini meliputi sejumlah unit kompetensi yang dilakukan uji kompetensi guna memenuhi kompetensi pada jabatan Arsitek Perusahaan (Enterprise Architect).

Unit Kompetensi (14 unit)

Elemen Kompetensi
  1. 1. Memilih metode pemodelan yang digunakan dalam merancang arsitektur bisnis
  2. 2. Mengidentifikasikan sudut pandang fungsi manajemen yang digunakan untuk menunjukkan stakeholder's concerns sudah diakomodir dalam arsitektur bisnis
  3. 3. Mengidentifikasikan perangkat alat bantu dan teknik yang digunakan untuk menangkap, memodelkan dan menganalisis sudut pandang fungsi manajemen yang dipilih
  4. 4. Mengidentifikasi business service yang dibutuhkan dalam arsitektur bisnis yang berbasis service architecture
Elemen Kompetensi
  1. 1. Menyiapkan roadmap bisnis yang sesuai dengan baseline, target dan kesenjangan antara baseline dan target pada arsitektur bisnis
  2. 2. Melakukan stakeholder review secara formal
Elemen Kompetensi
  1. 1. Mengidentifikasikan artefak arsitektur dalam architecture landscape yang terkait dengan arsitektur bisnis
  2. 2. Menguji artefak arsitektur dalam architecture landscape yang terkait arsitektur bisnis
Elemen Kompetensi
  1. 1. Menentukan standar building block dan metode pemodelan yang dipilih untuk arsitektur bisnis dari architecture repository
  2. 2. Menghasilkan dokumen arsitektur bisnis
Elemen Kompetensi
  1. 1. Memilih metode pemodelan arsitektur data dan menetapkan data building block yang diperlukan
  2. 2. Mengidentifikasikan perangkat alat bantu dan teknik yang digunakan untuk menangkap, memodelkan dan menganalisis sudut pandang yang dipilih
Elemen Kompetensi
  1. 1. Menetapkan baseline arsitektur data yang sudah ada dan sesuai dengan target
  2. 2. Menyiapkan roadmap arsitektur data
  3. 3. Mengevaluasi artefak arsitektur dalam architecture landscape yang terkait dengan arsitektur data
Elemen Kompetensi
  1. 1. Menentukan standar building block dan metode pemodelan yang dipilih untuk arsitektur data dari architecture repository
  2. 2. Membuat dokumen arsitektur data
Elemen Kompetensi
  1. 1. Memilih metode pemodelan arsitektur aplikasi dan menetapkan application building block yang diperlukan
  2. 2. Mengidentifikasikan perangkat bantu dan teknik yang digunakan untuk menangkap, memodelkan dan menganalisis sudut pandang yang dipilih
Elemen Kompetensi
  1. 1. Menetapkan baseline arsitektur aplikasi yang sudah ada dan sesuai dengan target
  2. 2. Menyiapkan roadmap arsitektur aplikasi
  3. 3. Mengevaluasi artefak arsitektur dalam Architecture Landscape yang terkait dengan arsitektur aplikasi
Elemen Kompetensi
  1. 1. Memilih metode pemodelan yang digunakan dalam merancang arsitektur teknologi
  2. 2. Mengidentifikasi perangkat bantu dan teknik yang digunakan untuk memodelkan dan menganalisis sudut pandang yang dipilih
Elemen Kompetensi
  1. 1. Menetapkan baseline arsitektur teknologi yang sudah ada dan sesuai dengan target
  2. 2. Menyiapkan roadmap arsitektur teknologi
  3. 3. Mengidentifikasi dan memeriksa artefak arsitektur dalam architecture landscape yang terkait dengan arsitektur teknologi
Elemen Kompetensi
  1. 1. Menentukan standar building block dan metode pemodelan yang dipilih untuk arsitektur teknologi dari architecture repository
  2. 2. Menghasilkan dokumen arsitektur teknologi
Elemen Kompetensi
  1. 1. Mendefinisikan matriks yang diperlukan
  2. 2. Mendefinisikan diagram yang diperlukan
  3. 3. Menguraikan jenis kebutuhan (requirements) yang akan dikumpulkan
Elemen Kompetensi
  1. 1. Menetapkan baseline arsitektur bisnis yang sudah ada dan sesuai dengan target
  2. 2. Mengidentifikasikan target arsitektur bisnis yang sesuai dengan visi organisasi
  3. 3. Mengidentifikasi kesenjangan antara baseline dan target arsitektur bisnis

Persyaratan Peserta

1. Minimal mahasiswa program sarjana/sarjana terapan program studi di rumpun ilmu komputer atau rumpun lainnya yang relevan, yang telah mengikuti mata kuliah yang relevan dengan seluruh unit kompetensi pada okupasi Arsitek Perusahaan (Enterprise Architect) dan telah menyelesaikan praktik industri/magang di bidang TIK; atau 2. Memiliki sertifikat pelatihan berbasis kompetensi Arsitek Perusahaan (Enterprise Architect); atau 3. Memiliki pengalaman kerja di okupasi Arsitek Perusahaan (Enterprise Architect) minimal selama 1 tahun secara berkelanjutan.

Persyaratan Teknis

1. Laptop, microphone untuk asesor dan peserta uji, alat penghitung waktu (stop watch) 2. Software pendukung antara lain: aplikasi pemodelan arsitektur (Archi, Sparx Enterprise Architect, atau sejenisnya), aplikasi pembuat diagram (draw.io atau sejenisnya), serta aplikasi pengolah kata, spreadsheet, dan presentasi

Skema Terkait